VIRUS CORONA DAN INDUSTRI PARIWISATA
Merebaknya virus corona yang dikenal sebagai Covid 19 telah mengacaukan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Beberapa kebiasaan baik seperti silaturahmi mulai dibatasi. Arisan, pertemuan dasawisma, dan musyawarah desa mulai dihentikan, atau paling tidak dikurangi. Bahkan kita dianjurkan untuk menerapkan ‘social distancing’ yaitu menjaga jarak dalam kegiatan bermasyarakat. Untuk mencegah penularan Covid 19, kita harus menjaga jarak duduk atau berdiri, tidak berjabat tangan, apalagi cium kanan cium pipi kiri atau cipika cipiki. Pendek kata ajang silaturahmi pun mandeg. Bahkan ada keinginan dari beberapa pihak agar beribadah tidak perlu berjamaan untuk sementara waktu. Cukup dilakukan di rumah. Kita semua tersentak, pandemi virus corona versi baru ini bisa menggoyang hampir semua sendi kehidupan. Travel warning dikeluarkan agar tidak berkunjung ke negara-negara yang terjangkit virus ini...